Wah… judulnya unik ya, seperti judul buku atau film aja.. :) Sebenarnya cuma cerita yang simpel aja namun bisa menjadi berbahaya nih tulisan saya. Cerita ini masih mengenai Etika Bisnis, Persaingan, dan kredibilitas perusahaan. Waduh… keliatannya berat banget? nggak kok..he..he.. begini critanya.

Pada tanggal 25 Oktober 2007, saya sedang jalan-jalan di Jogjatronik di jalan katamso untuk mencari VGA card saya yang rusak. Saat saya sampai ke lantai 2 di area penjualan Ponsel, saya tertarik mendekati counter ESIA yang sedang buka stand untuk pameran mengenai WiFone. Namun saat saya sedang melihat branding2 yang ada, mata saya tertuju pada sebuah kursi plastik yang sedikit berbeda dengan warna branding ESIA yaitu berwarna kuning (kalo nggak salah warnanya hijau ya…).

gambarkursi.jpg

Kemudian saya mendekati kursi tersebut dan nampak dari sisi dalam kursi tersebut terlihat ada gambar simbul MENTARI yang merupakan produk dari INDOSAT. Sedangkan sisi luarnya ternyata hanya sebuah kertas poster ESIA yang dipotong untuk menutupi branding Mentari tersebut. Karena makin penasaran, saya mengintip kertas penutup itu, dan betul.. ternyata itu memang kursi MENTARI. Saya ketawa, kemudian mulai bertanya dengan petugas yang jaga di counter tersebut ” apakah Esia kerjasama dengan Indosat?” jawabnya ” Enggak kok, emang knapa?” saya jawab lagi “lha itu kok pake kursi Mentari?”. Dia kaget melihat kondisi seperti itu, yah.. kemudian saya ambil gambarnya dan pergi dari situ. Setelah sampai di lantai 3 saya ngecek dari lantai tersebut, untuk saat ini kondisinya bagaimana? ternyata ada perubahan yaitu untuk gambar poster tersebut sudah dilepas beserta plastik yang menempel dikursi tersebut yang bergambar mentari.

gambar-gedung.jpg

Wah… ini yang bikin saya bingung :

  • Apakah ESIA membuka stand untuk pameran itu masih harus meminjam kursi plastik dari indosat?
  • Andaikan kursi tersebut tidak ditutupi oleh kertas poster, saya pikir nggak masalah sih kursinya dipinjam, namun kenapa harus ditutupi kertas poster, malah jadi nggak etis to… kecuali itu bukan kursi dari operator lain spt produk makanan atau minuman dll
  • Lha kalo manajeman indosat melihat terus bagaimana?
  • Apakah saat mendirikan disitu, yang memasang sudah memikirkan resiko melakukan itu, dengan melakukan penutupan dengan poster itu berarti memang sudah “niatan” untuk menggunakan kursi tersebut tidak mungkin tidak sengaja (mosok poster nempel sendiri..kkk )?

Yah begitulah, disaat Indosat dan XL sedang ramai2nya, eh…. ada properti dari Indosat yang digunakan ESIA ya… jadi MENTARI UNDERCOVER… :)

Maturnuwun.